Sabtu, 27 Desember 2014

Seed

                  Seed
Author                  :               Ayumu13
Cast                       :               D.o and Eunji
Support                 :               Exo and Apink Members
Genre                   :               Comedy Romance, Horror
Rating                   :               PG15
Length                  :               Chapter 1
Selamat Membaca ^^

I Found a Love – Eunji
-Author-Pov-
Matahari memancar terang dilangit yang bersih tanpa awan. Suhu yang mencapai 45C dipagi hari membuat libur musim panas menjadi sangat menyenangkan. Kebanyakan orang memilih Pantai sebagai tempat berlibur bersama teman maupun keluarga, menikmati hangatnya air laut dengan ombaknya yang ringan.
2 orang sahabat sedang duduk ditengah kerumunan orang banyak sambil menunggu matahari terbit dengan siaga. Seorang wanita dengan pakaian yang minim memanggil temannya yang memakai celana jeans selutut dengan baju kaos longgarnya.
“Eunji-a kau lihat disana, ada 12 pria yang sedang berkumpul disana?”
“Ya, aku melihatnya dengan jelas”
“Kau tahu maksudku kan?!”
Kata Naeun sambil melirik 12 pria itu dengan senyuman. Eunji langsung mengerti maksud sahabatnya itu, dan dia sangat bersemangat tertawa puas. Naeun yang hanya memakai bikini membantu Eunji untuk bangun dan berjalan menemui 12 anak pria yang mereka lihat sedang berpesta ria disebuah warung pinggir pantai. Mereka duduk jauh terpisah dengan meja 12 pria itu.
“Pelayan, aku pesan 2 minuman dingin disini..”
Kata Naeun yang sengaja melantangkan suaranya agar menarik perhatian dari salah satu pria yang berada disampingnya. Para pria itu hanya asyik dengan gurauan mereka tanpa memperhatikan 2 gadis cantik yang berada 1 warung dengannya.
Brakk
Gelas minuman Eunji jatuh saat seseorang menyenggol tangannya secara tidak sengaja. Eunji langsung berdiri sambil menggosok bajuuntuk menghilangkan noda dari minuman yang berwarna biru dibaju putihnya.
“Ough, mianhae..”
Kata seorang gadis imut dengan wajah polosnya. Dia menyenggol tangan Eunji yang sedang memegang gelas minumannya. Eunji menatapnya dengan sedikit kesal, dia menggigit bibir bawahnya dan kembali menggosok bajunya. Gadis imut itu langsung mundur beberapa langkah karena ketakutan. Naeun menghampiri Eunji sambil melirik gadis imut yang seusianya.
“Eunji kau baik-baik saja?!”
Tanya Naeun sambil melihat noda dibaju Eunji dengan teliti. Eunji tidak memberi tanggapan dan dia hanya focus membersihkan bajunya. Naeun mendorong gadis imut itu sampai dia terjatuh kelantai.
“Mii..mianhae…. Aku tidak sengaja..”
Rintih gadis itu tak berdaya saat Naeun mendekatinya. Naeun menarik rambut gadis itu dan membangunkannya. Gadis itu menahan rasa sakit sambil menggosokkan telapak tangannya memohon maaf.
“Hentikan..! Naeun-shi..! dia sudah meminta maaf itu cukup, lepaskan dia”
Kata Eunji sambil menenangkan Naeun yang masih merasa kesal. Naeun melepaskan rambut gadis imut itu, dan mengecak pinggangnya sambil berjalan pergi. Gadis itu terduduk menangis sambil memegangi rambutnya yang sudah tidak rapi.
“Mianhae, maafkan temanku.. dia tidak memiliki emosi yang stabil”
Kata Eunji duduk sambil menenangkan gadis yang masih menangis dilantai. Eunji mengambil setangkai permen kapas besar yang terpajang dilemari kaca warung dan memberikannya pada gadis itu. Gadis itu menatapnya dengan tatapan yang sedikit aneh, dan dia menangis sambil memeluk Eunji.
“Eunji-a..! Cepat.. kita harus mengakhiri liburan ini”
Teriak Naeun dari kejauhan tanpa menoleh kebelakang dan melihat apa yang sedang terjadi. Seorang pria yang hanya memakai celana pendek mendekati Eunji dan memegangi bahunya. Eunji langsung menoleh kebelakang dan tercengang melihat pria itu.
“Maafkan adikku, Namju.. bangun, dia sudah ditunggu temannya”
“Tidak oppa, oppa lihat wajahnya..”
Sahut Namju gadis imut yang langsung melepaskan pelukannya dari Eunji. Eunji yang bingung langsung memegangi pipinya sambil menatap mereka berdua. Pria itu menarik Namju untuk segera kebelakang badannya. Pria itu membangunkan Eunji dan mengelilinginya dengan mulut yang terbuka.
“Kau Eunjikan?”
“Kau tahu aku..?!”
“Ikut aku”
Kata pria itu sambil menarik tangan Eunji dan membawanya kedalam warung menghampiri 11 pria tampan yang masih asyik dengan tawanya. Namju langsung menepuk meja makan dan membuat pria itu berhenti bicara.
“Channyeol, sapa lagi yang kau bawa?!”
Tanya seorang pria sambil menunjuk Eunji yang hanya menampilkan bagian belakang tubuhnya. Channyeol, pria yang membawa Eunji masuk tersenyum dan menikmati wajah bingung dan penasaran teman-temannya itu.
“Kalian akan kaget… Hya, balikkan badanmu”
Kata Channyeol sambil memejamkan matanya dan memegangi bahu Eunji dengan santai. Eunji menggenggam erat tangannya dan terus mengambil nafas panjang sambil melirik pintu keluar.
“1…2…..Ti……ga..!”
Eunji langsung berlari dengan cepat dan menyisakan kebingungan untuk 11 pria yang menunggunya. EUnji keluar pintu dan berlari menghampiri Naeun yang sedang menikmati udara. 12 Pria itu tercengang gagu melihat Eunji melarikan diri dengan cepat.
“Apa yang kalian tunggu, kejar dia.. dia Eunji”
“Apa?!”
12 pria itu langsung berlari keluar menikuti Eunji dan mencoba untuk membawanya kembali kedalam warung. Mereka berlari lebih cepat dari Eunji, Naeun hanya menatapnya bingung tanpa menyadari apa yang membuat Eunji lari.
“Naeun.. R..U..N”
Teriak Eunji sambil terus berlari menarik Naeun. Mereka berdua berlari ditengah kerumunan orang menuju parkiran. Mereka mencari mobil dan terus mencari ditempat parker yang penuh dengan mobil yang sama. Naeun melepaskan tangan Eunji yang memeganginya.
“Kenapa kau lari?!”
“Cepat masuk kedalam mobil..!”
Teriak Eunji membentak Naeun dan mendorong paksa Naeun untuk masuk. Eunji langsung memicu kendaraan keluar parkiran. Channyeol melihat mobil yang Eunji bawa, dan berusaha mengejarnya dengan berlari.
“Aku ini bodoh..!”
Kata Channyeol sambil memukul kepalanya sendiri. Channyeol kembali masuk kedalam parkiran dan menekan tombol dikunci mobilnya.
“Teman-teman, cepat masuk minibus.. kita akan mengejarnya..!”
Kata Channyeol sambil bergegas menuju minibus miliknya. Mereka segera mengejar mobil Eunji yang tengah melaju dijalan raya.

~MOBIL EUNJI~
Eunji menyetir dengan sangat waspada, dia terus memperhatikan spion mobilnya, sampai benar – benar merasa aman. Naeun mengahadap Eunji dengan raut yang kurang senang.
“Eunji-ya, kenapa kau memutuskan untuk pergi secepat ini? kau tahu.. ini Summer, waktunya berjemur dipantai”
“Kita tidak punya waktu untuk itu, Naeun..”
“Kenapa? Bukankah kita juga akan bersenang-senang dengan 12 pria diwarung itu?”
“Mereka mengenal aku Naeun, mengenalku”
“Mengenalmu?! Tidak mungkin..”
“Benar, kau ingat gadis yang kau marahi diwarung itu? Dia juga mengenalku, dan dia yang membuat pria-pria itu mengenalku”
“Apa? Gadis yang menumpahkan minumanmu?”
“Iya, aku heran dimana mereka bisa mengenalku..!”
“Aku juga, Tapi apakah mereka juga mengenalku?”
Tanya Naeun dengan mata yang penuh harap melihat pada Eunji yang mulai menurunkan kecepatan mobilnya. Eunji menatapnya dengan kesal dan mengambil nafas panjang.
“Hehehe, aku tahu, seharusnya aku tak menanyakannya..”
Kata Naeun yang membuang semangat ingin tahunya sambil kembali duduk santai disamping Eunji.
~MINIBUS Channyeol~
Malam yang dingin, karena hujan yang turun tanpa henti membuat mereka kesulitan mencari mobil Eunji. Mereka melaju dengan kecepatan tinggi. Mereka semua duduk melihat keluar jendela minibus, kecuali seorang pria dengan mata bulat besar yang duduk tenang dikursi sambil memegang sebuah buku.
“Kau tahu ini sia-sia?!”
Kata pria bermata bulat itu sambil membalikkan halaman majalah yang dia pegang dengan santai. Dengan serentak mereka segera melihat kearah pria itu dengan tatapan kecewa dan kesal.
“Apa kau bilang? Sia-sia Dio?”
Kata Channyeol dengan tegangan tinggi sambil merem mobilnya. Dio, pria bermata bulat itu menatap Channyeol dengan tatapan dingin dan misterius.
“Kau tidak bisa mengejarnya secepat apapun, kau tidak mengenal mobilnya dengan baikkan? Dan kita juga tak tahu kemana mereka akan pergi, itu sia-sia. Dan ini hanya pendapatku”
Kata Dio dengan tatapannya yang sangat tidak pantas untuk dilihat, karena terlalu dingin. Channyeol membalikkan badannya untuk melihat Dio yang tenang-tenang saja.
“Kau..! Apakah kau akan menyerah semudah itu untuk orang yang kau idolakan?”
Tanya Channyeol sambil menunjuk muka Dio dengan telunjuknya. Dio hanya menatap jari Channyeol dan menariknya untuk menjauhi wajahnya. Semuanya terdiam melihat Channyeol siHappy virus menjadi sangat berambisi untuk mendapatkan Eunji.
“Aaa, aku lupa.. Kau kan dingin, hah! Mana mungkin bagimu mengidolakan seseorang..! Kau kan tak tahu bagaimana rasanya..!”
Kata Channyeol yang terdengar sedikit tajam dengan tawa diakhir katanya. Dio membuka pintu minibusnya dan mengeluarkan tangannya untuk memegang air hujan.
“Kau marah?! Kaluar..! Kami tidak membutuhkanmu disini..! Ada yang ingin menemaninya? Keluar!!”
Sambung Channyeol kesal karena dia merasa rencananya dihalangi. Tanpa banyak kata Dio langsung keluar, menembus air hujan sendirian. Setelah Dio keluar, Channyeol langsung meninggalkannya sendiri ditengah jalan yang sunyi. Dipinggiran jalan hanya ada pohon-pohon, jalan terlihat gelap tanpa ada lampu hanya ada bunyi hujan yang menemaninya.
~MOBIL EUNJI~
Eunji menyetir dengan kecepatan rendah, karena dia ketakutan melihat cahaya dilangit dan hujan yang sangat lebat. Eunji mengambil hpnya dan melihat jam dihpnya.
“Sudah jam 11 malam.. Naeun-a”
“Wae?!”
“Jangan tidur..!”
“Ye.. ok..”
Kata Naeun yang terdengar sangat malas untuk berbicara. Eunji tersenyum dan kembali memicu mobil dengan tenang.
BRASS
Mobil Eunji tidak bisa berjalan, Eunji melihat Naeun yang sudah tertidur lelap disampingnya. Dengan berani Eunji turun dari mobil dan melihat apa yang terjadi.
“Omuna..! Bannya masuk kelubang..!”
Kata Eunji yang mulai tidak tenang dan ketakutan sambil menendang ban mobilnya. Eunji masuk kedalam mobil dan menyilangkan tangannya.
Tok Tok Tok
Seseorang mengetuk kaca mobil dan terlihat seorang pria yang terlihat kedinginan diluar. Pria itu menulis dijendela dia menuliskan namanya dijendela agar bisa dilihat Eunji.
“Dio? Perlu bantuan..?!”
Kata EUnji yang mengeja tulisan pria itu dari dalam mobil. Dengan yakin Eunji keluar dari mobil dan menemui pria bermata bulat yang mengaku bernama Dio. Pria itu tersenyum sambil menunjuk ban mobil Eunji.
“Ban mobilmu masuk, apakah kau perlu bantuan untuk keluar?”
“Kau bisa membantu?”
“Ya, tapi kalau boleh tahu, kau menuju kemana?”
“Seoul”
“Kebetulan sekali, bisakah kau membawaku ke Seoul? AKu perlu tumpangan”
“Ya, tentu saja..! Kau bisa membantuku untuk mendorong mobil ini?!”
Tanya Eunji dengan bersemangat, rasa takutnya hilang karena dia merasa aman ada seorang pria yang dia anggap baik disisinya. Setelah keluar, Eunji membukakan pintu mobilnya yang berada dibelakang.
“Masuklah.. Dio”
“Gomawo…”
“Sama-sama”
Kata Eunji sambil masuk kedalam mobil dan melaju menuju Seoul dengan cepat. Eunji memperhatikan Dio dari kaca dengan senyuman yang terus terpajang diwajahnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar